Kutumpahkan segala permohonan ini dihadapanMu yaa Allah


Tiba-tiba HP ku berdering, setelah menjawab salam suara diseberang telepon tampak panik “Ayah.. bunda mimisan nich.” Hmm.. kumaklumi kepanikan istriku saat itu karena belum pernah dia mengalami mimisan seperti ini. Memang cuaca di bulan Agustus 2007 siang itu begitu teriknya. Aku pikir ini akibat cuaca yang terik itu. Kemudian aku sarankan dia untuk segera ke dokter.

Beberapa hari kemudian istriku sakit pilek. Seperti biasanya kalau sakit ia hanya minum obat warung dan jarang sekali mau periksa ke dokter. “oalah bunda… ke dokter ajah kok takut,” ledekku, ku sorong pipi kenyalnya dengan ujung jari, ia merajuk bibirnya maju 2 centi, lucu melihatnya seperti itu.

Dua minggu berselang tapi pileknya belum juga hilang. Malah katanya ada yang terasa menyumbat di saluran hidungnya, rasanya tak nyaman dan susah bernafas. “Bun... besok kita ke Rumah Sakit ya! biar ayah ijin masuk siang,” rayuku agar ia mau ke Rumah sakit.
Keesokan harinya saya ajak ia ke RS. Bhakti Yudha Depok. Saat itu dokter THT bilang istriku alergi pada debu dan juga bulu-bulu binatang. Tapi sampai obatnya habis pileknya belum juga ada tanda-tanda kesembuhan. Anehnya yang sering keluar lendir hanya hidung sebelah kiri saja. Bahkan istriku mulai susah bernafas melalui hidung, ia hanya bisa bernafas melalui mulut. Dan ketika saya membawanya periksa untuk kedua kalinya dokter menyarankan untuk rontgen. Namun dari hasil rontgen tidak terlihat adanya kelainan apapun di hidung istriku.

***

Tanggal 3 Nov 2007

Aku mengajaknya periksa ke RS Proklamasi Jakarta, karena menurut informasi di sini peralatanya lebih lengkap. Ternyata benar, dengan alat penyedot dokter mengeluarkan lendir dari dalam hidung istriku. Senang rasanya melihat ia dapat bernafas dengan lega. “Alhamdulillah…”

Beberapa hari kemudian sumbatan itu kembali muncul. “Duh..bunda!” Kontrol kedua ke RS. Proklamasi masih saja dokter belum bisa menyampaikan penyakit apa yang dialami istriku ini. Dokter memasukkan kapas basah ke hidung istriku (ternyata itu adalah bius lokal), beberapa saat kemudian sebuah gunting kecil dimasukkan kedalam hidung dan.. “krek” potongan daging kecil diambil. Belakangan baru aku tau tindakan inilah yang dinamakan biopsi. Tak ada yang disampaikan kepada kami. Dokter menyarankan dilakukan CT Scan. Kemudian kami menuju ke RSCM untuk CT Scan.

Keesokan harinya hasil CT Scan aku bawa kembali ke Dokter RS Proklamasi. Setelah melihat hasil Scan, Dokterpun menyampaikan hasilnya dan juga hasil biopsi dari laboratorium.

“ini ibu positif,” kata dokter sambil menunjukkan foto CT Scan. Nampak ada sebuah massa diantara belakang hidung dan tenggorokan istriku. Cukup besar seukuran kepalan tangan. Aku masih belum mengerti maksud kata-kata nya dan memang sama sekali tak ada pikiran yang aneh aku coba bertanya, “maksudnya apa dok?”

“ibu positif kanker!”

Dek.. seolah detak jantungku berhenti “KANKER…Dok…?” Tiba-tiba mataku jadi gelap, sebuah beban berat serasa menindih badanku. Aku diam dan tak bisa berkata apa-apa, lama aku terdiam. “Kanker..?” tanyaku, tapi kalimat itu tak mampu terucap hanya bersarang di kepalaku. Sebuah penyakit yang selama ini hanya aku kenal lewat informasi dan berita-berita, kini penyakit itupun menghampiri orang terdekatku orang yang paling aku sayangi. Penyakit yang menakutkan itu menyerang istriku.

Kutatap wajah cantik istriku yang dibalut jilbab favoritnya, tenang.. teduh... tak ada ekspresi apa-apa aku makin bingung.

“duhh...bunda apa yang ada dalam fikiranmu bunda...”

“Sekarang bapak ke RSCM ke bagian Radiologi kita harus bertindak cepat,” tiba-tiba aku tersadar. Segera kuambil surat pengantar dokter dan menuju RSCM.

Sungguh tak pernah terpikirkan sedikitpun sebelumnya, kini kami berada dalam deretan orang-orang penderita kanker di ruang tunggu spesialis Radiologi ini. Aroma kecemasan bahkan keputus asaan tergambar di wajah mereka. Sebenarnya ini juga saya rasakan, tapi saya harus menyembunyikan raut ini di hadapan istriku. Aku harus tetap menyuguhkan energi penyemangat padanya.

Dihadapan dokter Radiologi aku bertanya, “sebenarnya istriku kena kanker apa dok?”

“kanker nasofaring.” jawab dokter singkat.

Ya Allah....kanker apa lagi ini? Istilahnya saja aneh bagiku. Kenapa harus istriku yang mengalaminya?

“Tapi Insya Allah masih bisa disembuhkan dengan pengobatan sinar radiasi dan kemoterapy,” dokter mencoba menangkap kegalauan diwajahku.

“Nanti ibu harus menjalani pengobatan radiasi selama 25 kali.”

Terbayang beratnya derita dan kelelahan yang harus dialami istriku. Belum lagi dengan kombinasi pengobatan kemoterapy yang melemahkan fisik.

Keluar dari ruang radiologi seolah semuanya jadi gelap, rasanya aku tak kuat menahan segala beban ini. Segera aku sms family dan teman-teman dekatku, aku kabarkan keadaan istriku dan kumintakan do'a dari mereka. Tak terasa bulir-bulir bening air mata bermunculan disudut mataku.

“Ayah kenapa? nangis yach..?” dengan polos pertanyaan itu keluar dari bibir istriku.

“iya, ayah sayaaang.... sama bunda,” suaraku gemetar.

Ku usap lembut kepala istriku. Ku tepis perlahan tangannya yang mencoba mengusap air mataku, ku gengggam kuat jari-jari lemahnya. Hatiku berbisik “kenapa tak ada kesedihan diwajahmu bunda? apakah bunda ga tau penyakit ini begitu berbahaya? Atau Allah telah memberitahukan ini semua kepadamu?”

“Bunda biasa ajah koq..” Jawabanya malah makin membuatku tak bisa bernafas, air mataku akhirnya jatuh juga.

Kususuri lorong-lorong RSCM dengan langkah lemas tak bertenaga seolah aku melayang, tulang-tulang terasa tak mampu menyangga badanku yang kecil ini.

Tanggal 5 Desember 2007

Mulai hari itu istriku harus dirawat inap di RS. Proklamasi. Semua persiapanpun dilakukan mulai dari USG, Bond Scan dll. Hasilnya rahim masih bersih dan tulangpun normal artinya kankernya belum mejalar ke bagian lain, Alhamdulillah...sempat kuucap kata syukur itu.

Tanggal 8 Desember 2007

Hari ke empat. Sore itu aku dipanggil ke ruang Dokter Sugiono yang akan melakukan Kemoterapy. Dikatakan bahwa kanker istriku stadium 2A dan Insya Allah masih bisa diobati. Istrikupun siap untuk menjalani pengobatan dengan kemoterapy. Kemudian kami minta ijin ke Dokter untuk diperbolehkan pulang sambil mempersiapkan segala sesuatunya.

Malam hari ketika kami di rumah, kami minta pendapat dari pihak keluarga tentang pengobatan yang akan kami lakukan. Dengan berbagai pertimbangan dan alasan pihak keluarga menyarankan agar kami tidak menempuh jalan kemo dan radiasi. Kami disarankan untuk menjalani pengobatan dengan cara alternatif dan pengobatan herbal.

Akhirnya sejak saat itu kami melakukan ikhtiar pegobatan dengan cara alternatif dan minum obat-obat herbal. Karena saat itu istriku sudah susah untuk menelan maka obat herbal yang diberikan tidak berupa kapsul, melainkan berupa rebusan. Setiap hari istriku harus minum ramuan dan rebusan obat-obat herbal yang baunya sangat menyengat. Tapi aku lihat ia dengan telaten dan sabar rutin minum semua obat-obatan itu.

Semangatnya untuk sembuh begitu besar. Doa pun tiada henti kupanjatkan siang dan malam. Dan malam-malamku selalu ku habiskan dengan tahajut dan hajat.

Aku mulai rajin mencari semua informasi yang berhubungan dengan kanker nasofaring, mulai dari makanan, cara pengobatan, bahkan alamat klinik pengobatan alternatif. Semua informasi aku cari melalui internet, koran dan dari rekan-rekan kerja.

Tiga bulan pengobatan, tapi Allah sepertinya belum memberi jalan kesembuhan dengan cara ini, akhirnya obat herbal aku tinggalkan. Bahkan pengobatan alternatif sudah aku tinggalkan sejak 1 bulan pertama karena aku ragu. Beberapa keluarga istri mulai putus asa. Malah ada yang beranggapan penyakit ini adalah kiriman dari orang. Tapi aku bantah semuanya,sempat ada pertentangan di antara kami. Aku yakinkan istriku bahwa ini adalah memang ujian dari Allah, “Bun..semuanya atas kehendak Allah, bahkan jauh sebelum kita lahir sudah tertulis takdir ini, usia segini bunda sakit, berobat kesini-sini itu semua sudah ada dalam catatan Allah bun. Yang penting sekarang kita jangan lelah berihtiar dan bunda tetep harus semangat untuk sembuh.” Ia mengangguk perlahan.

Berat badan istriku mulai turun drastis karena tak ada asupan makanan, sebelum sakit beratnya 53 Kg kini tinggal 36 Kg. Kondisinya makin parah dan puncaknya ketika aku lihat mata kirinya sudah tak focus. Cara ia melihat seperti orang juling. Menurut Dokter herbal yang menangani istriku inilah rangkaian perjalanan kanker tersebut yang lama kelamaan akan menyerang otak. Dokter menganjurkan untuk segera dibawa ke rumah sakit.

Tanggal 26 Maret 2008

Akhirnya aku kembali membawanya ke Rumah Sakit. Kali ini aku membawanya ke RS. Husni Thamrin. Istriku ditangani oleh team yang terdiri Dokter THT, Dokter Internis dan Dokter spesialis ahli kemoterapy, Kebetulan Dokter Sugiono ahli kemoterapy yang dulu merawat istriku di RS. Proklamasi juga praktek di sini. Dan kini Dokter sugiyono kembali menangani istriku.

Sore itu Dokter memanggilku ke ruangannya. Dokter menjelaskan stadium kanker istriku sudah menjadi 4C, dan kankernya sudah mulai menggerogoti tulang tengkorak penyangga otak. Melihat hasil CT Scan nya aku merinding, terlihat jelas tulang-tulang tengkorak itu keropos layaknya daun termakan ulat. Aku ingin menjerit, “Ya Allah... begitu berat cobaan ini Kau timpakan pada kami”

“Ma'afkan ayah bun, ayah tak mampu menjaga bunda...!”

Yang lebih mengagetkan ketika dokter mengatakan, “kita hanya bisa memperlambat pertumbuhan kankernya bukan mengobati.” Seolah hitungan mundur kematian itu dimulai. Aku limbung dan hampir taksadarkan diri, sekuat tenaga aku mencoba untuk tetap tegar. Dengan dipapah adik aku keluar dari ruang dokter.

Segera aku menuju Mushola kuambil air wudhu dan kujalankan sholat. Entah sholat apa yang kujalankan ini.

“Aku ingin ketenangan aku butuh pertolonganMu ya Robb. Kutumpahkan segala permohonan ini dihadapanMu yaa Allah. Bisa saja dokter memfonis dengan analisanya, tapi Engkaulah yang maha kuasa atas segala sesuatunya. Engkau maha menggenggam semua takdir, sakit ini dariMu ya Allah dan padaMU juga aku mohon obat dan kesembuhannya.”

Segala ikhtiar dan do’a tiada lelah kulakukan tuk kesembuhan istriku. Malam-malamku kulalui dengan sujud panjang disamping bangsal rumah sakit. Kubenamkan wajahku diatas sajadah lebih dalam lagi, tiba-tiba aku merasa tak mimiliki kekuatan apapun, aku berada dalam kepasrahan dan penghambaan yang lemah.

“Robb...Engkau maha mengetahui, betapa segala ihtiar telah kami lakukan. Tiada menyerah kami melawan penyakit ini, kini aku serahkan segalanya padaMu, tidak ada kekuatan yang sanggup mengalahkan kekuatannMu yaa...Robb, Tunjukkan pertolonganMu, beri kesembuhan pada istriku Ya..Allah.”

Saat itu istriku masih bisa bicara meski dengan suara kurang jelas. Karena tenggorokannya pun sudah menyempit tersumbat kanker, ia sangat kesulitan dalam bernafas. Untuk mengantisipasi agar tidak tersumbat saluran nafasnya, dokter menyarankan agar dipasang ventilator dileher istriku. Akupun menyetujuinya meskipun aku tak tega, tapi ini resiko terkecil yang bisa diambil.

Istriku pasarah, dia minta aku menemaninya ke ruang operasi. Aku sangat mengerti ia sangat takut dengan peralatan medis di ruang operasi. Kemudian aku mendampinginya kedalam ruang operasi untuk pemasangan Ventilator. Aku melihat dengan jelas leher istriku disayat kemudian dimasukkan alat bantu pernafasan itu. “Sebenarnya aku tak tega melihatmu seperti ini bunda, tapi inilah yang terbaik untukmu saat ini.”

Selesai pemasangan ventilator bicaranya sudah tak bersuara lagi. Sejak saat itu praktis komunikasi kami hanya dengan isyarat atau terkadang istriku menulisnya pada lembar-lembar catatan kecil yang sengaja aku siapkan. Tentu saja hal ini terasa capek baginya. Namun sekali lagi ia terlihat tegar tak pernah aku mendengar ia mengeluh.

Akhirnya dengan berbagai pertimbangan akupun menyetujui untuk dilakukan kemoterapy terhadap istriku.

Tanggal 6 April 2008

Kira-kira jam 12 siang kemo tahap pertama dilakukan. Dengan perasaan tak menentu aku melihat dokter meracik obat dengan perlengkapan pengaman yang lengkap. Karena menurut dokter obat ini memang keras.

“Ya Allah beri kekuatan pada istriku…!” Beri kesembuhan melalui ihtiar obat ini ya Allah..!”

Sepanjang proses pengobatan tak hentinya kupanjatkan do’a dan dzikir dibantu dengan beberapa anggota keluarga.

Menurut Dokter kemo ini dilakukan dalam 3 sampai 5 tahap. Satu tahapan kemo memakan waktu 5 hari kemudian jeda 3 minggu untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Hari kedua setelah kemo kurang lebih jam 9 malam, istriku mulai merasa mual dan muntah. Hari ketiga jam 12 malam mulai keluar mimisan dengan darah hitam mengental. Hari ke empat jam 8 pagi ketika saya memandikan dan membersihkan mulutnya yang terus menerus mengeluarkan lendir, terdapat lendir bercampur darah hitam pekat dan mengental. Menurut dokter ini adalah kankernya sudah mulai hancur. Malam harinya istriku tidur sangat nyenyak dan tidak banyak batuk berdahak seperti hari-hari sebelumnya.

Alhamdulillah kemo tahap pertama selesai. Dokter bilang jika kondisi istriku membaik maka tiga hari lagi boleh pulang. Terlihat wajah cerah istriku ketika mendengar kabar ini. “nanti kalo pulang mau kemana bun.. ke Sawangan apa ke Kebayoran (rumah ibunya)?”

”ke Sawangan aja rumah kita sendiri,” jawabnya melalui secarik kertas. Namun ternyata dua hari kemudian ia mengalami diare yang hebat ini adalah efek samping dari obat kemo, sehingga kondisinya kembali lemas. Rencana pulangpun harus ditunda menunggu kondisinya membaik. Tetapi makin hari kondisi istriku makin drop. Hingga menjelang kemo tahap kedua malah albumin dalam darahnya menurun.

Selama dirawat istriku meminta agar saya sendiri yang memandikannya, bahkan aku juga yang membersihkan kotorannya. Semuanya saya kerjakan dengan telaten karena aku merasa sekarang saatnya untuk membalas semua kebaikan yang telah dilakukannya kepadaku selama ini. Ketika istriku sehat dialah yang selalu merawatku, menemaniku dan selalu menyiapkan semua kebutuhanku.

Selama hampir satu bulan di Rumah Sakit kami merasa menemukan keluarga baru. Keakraban terjalin antara kami dengan team dokter, dengan para suster bahkan juga dengan cleaning service yang tiap hari membersihkan kamar istriku. Saya merasa senang ketika suatu hari istriku dapat tertawa riang bercanda dengan para suster meski tawanya tanpa suara.

Minggu, 4 Mei 2008

Kemo tahap ke 2 dilakukan. Sepertinya Allah benar-benar menguji kesabaranku. Ketika hendak dilakukan kemo, tabung infus 1000cc yang digunakan untuk campuran obat kemo ternyata tidak ada. Rumah sakit kehabisan stock, dan ini adalah sebuah kecorobohan yang mestinya tidak terjadi. Karena tentunya pihak rumah sakit telah mengetahui jadwal pelaksaan kemo ini. Dokterpun marah. Kemudian Dokter menyarankan saya untuk segera membeli sendiri tabung infus di tempat lain. Tujuan saya adalah RSCM sebagai Rumah sakit terdekat, namun jika menuju RSCM menggunakan kendaraan akan memakan waktu lama karena jalannya memutar. Sayapun berlari ditengah terik matahari pukul 12 siang menuju RSCM. Namun disanapun tidak tersedia, kemudian saya berlari lagi menuju RS Sant Carolus, di sinipun nihil. Begitu juga ketika saya ke Apotik melawai tak bisa mendapatkannya. Akhirnya saya mendapatkan tabung infus tersebut di Apotik Titimurni RS. Kramat. Akhirnya kemo tahap ke 2 pun dapat dilakukan.

Senin, 5 Mei 2008

Hari ini Dinda anak kami yang kecil ulang tahun ke 4. Perhatian dan kecintaan istriku pada anaknya tak pernah berkurang. Dibatas ketidak berdayaannya dia menuliskan sesuatu, “Ayah jangan lupa beliin hadiah buat Dinda, ayah beliin jaket nanti bunda titip mukena, kasihan mukena dede sudah jelek. Bilang ke dede ini mukena dari bunda.”

Atas permintaan istriku siang itu sebagai tanda syukur kami memotong 2 buah kue ulang tahun yang salah satunya untuk dibagikan ke suster-suster yang jaga. Kemudian istriku minta dibantu turun dari tempat tidur, katanya ingin duduk bareng deket Dinda. Ia mencoba memberikan senyum bahagia pada Dinda dan menyembunyikan rasa sakitnya. Sementara Dinda nampak bahagia dipangku bundanya, mungkin ia mengira bundanya hanya sakit biasa saja. Lagu “selamat ulang tahun” yang kami nyanyikan terdengar getir di telingaku. Terasa pilu aku menatap mereka.

Selasa, 13 Mei 2008

Biasanya jika istriku menginginkan sesuatu ia akan membangunkan saya dengan mengetuk besi tempat tidurnya. Namun malam itu saya merasa sangat ngantuk dan lelah, saya menulis pesan pada istriku, “bun..nanti kalo perlu apa-apa panggil suster aja ya! Ayah ngatuk dan cape, jangan bangunin ayah ya!” Dengan isyarat lemah ia mengiyakan permintaanku, ia mengusap tanganku kemudian menuliskan sesuatu “ayah tidur aja gapapa kok, bunda juga mau istirahat.”

Rabu, 14 Mei 2008

Entah mengapa pagi ini aku sangat ingin merawatnya. Ketika ia kembali diserang diare berkali-kali yang sangat hebat aku sendiri yang membersihkan semuanya. Kemudian memandikannya dan mengganti pakaiannya. Pagi itu aku minta Lia anak sulung kami yang masih duduk di kelas 5 SD untuk menjaga bundanya, sebelum kemudian aku tinggal berangkat kerja.

Siang pukul 11 Lia menelpon “Ayah, bunda pingsan nafasnya cepet banget.” Aku kaget dan sangat khawatir. Selang 15 menit Lia sms “bunda sekarang ada di ruang ICU”. Astaghfirullah haladziim... apa yang terjadi pada istriku. Segera aku minta izin meninggalkan kantor. Di Rumah Sakit aku dapati Lia menangis sesegukan tak berhenti. “bunda yah... tolongin bunda yahh....!”

Kuhampiri istriku yang tergolek taksadarkan diri. Perawat memasang semua peralatan pada tubuh istriku, entah alat apa saja ini. Kuusap perlahan keningnya, dingin sekali. Tangan dan kakinyapun sangat dingin. Hingga menjelang maghrib aku tak beranjak dari sampingnya. Tak hentinya mulut ini memanjatkan doa. Sementara di luar ruang ICU sudah banyak kerabat berdatangan.

Tekanan darahnya sangat rendah dibawah 70. Dokter memberikan obat penguat tekanan darah dengan dosis tinggi. Tekanan darahnya sempat naik namun masih dikisaran 75-80, sangat rendah. Berkali-kali dokter menyuntikkan obat perangsang namun hasilnya tetap sama tak berubah. Dokter memanggilku, perasaanku gelisah tak menentu, campur aduk antara cemas, bimbang dan ketakutan yang amat sangat. Dugaanku benar Dokterpun menyerah. Melihat kondisinya yang terus menurun ia menyarankan agar semua alat bantu dilepas saja. “maksudnya dok..?” aku menodong penjelasan. “secara medis kondisi ibu sudah tidak dapat ditolong lagi, lebih baik kita do’akan saja.” Aku benar-benar lemas mendengarnya seluruh badanku gemetar merinding “benarkah tak ada lagi harapan.” Tiba-tiba aku merasakan ketakutan yang luar biasa. Aku tak mau menyerah, aku meminta agar semua alat bantu itu tetap terpasang pada tubuh istriku, sambil menunggu keputusan team dokter besok pagi.

“Aku tak mau kehilanganmu bunda.” Ku pegang kuat jemarinya, ”buka matamu bunda sebentar saja, ayah ingin menatap mata bening bunda untuk terakhir kalinya,” kubisikan lembut ditelinganya.

Pukul 22, aku disodori surat pernyataan, tak sempat aku baca, kata suster ini adalah Surat persetujuan untuk melepas semua alat bantu dari tubuh istriku. “Tak sanggup aku melakukan ini bun, aku ingin tetap menatap wajahmu, aku ingin tetap mendampingimu meski dalam ketidakberdayaanmu.” Akhirnya adikku yang menandatanganinya. Aku tak ingin selalu dihinggapi rasa bersalah jika menandatangani surat itu. Kemudian semua alat bantu dilepas dari tubuh istriku, tinggal tersisa alat pendeteksi detak jantung.

“Bun…inilah yang terbaik yang diberikan Allah buat kita, maafkan ayah bun ayah tak bisa menjaga bunda. Ayah ikhlas bunda pergi, ayah terima semua dengan ihklas bun.. Jangan khawatir bun, ayah akan menjaga dan merawat anak-anak kita,” kubisikan lirih ditelinga istriku.

Kutemui Lia yang menunggu diluar ruang ICU, kubelai rambutnya penuh sayang. Ia menangis keras sejadi-jadinya, mungkin ia paham apa yang kumaksudkan. “Bundaa… Lia ga mau kehilangan bunda, jangan tinggalin lia bundaa…!!” Tangisnya memekik, merebut perhatian semua orang diruang tunggu ICU ini. Semua mata menatap kami tapi mereka diam seolah mahfum dengan keadaan kami.

Dalam setiap rangkaian doaku tak pernah aku mengucapkan kata-kata menyerah “kalo memang hendak Engkau ambil maka mudahkan,” tak pernah aku menyebut kata-kata itu. Aku selalu minta kesembuhan, kesembuhan karena aku memang menginginkan istriku benar-benar sembuh.

Sepertinya kini aku harus menyerah dan pasrah “Ya.. Robb jika memang Engkau menentukan jalan lain aku ikhlas ya Allah…, mudahkan jalan istriku untuk menghadapmu dengan khusnul khootimah.”

Menurut suster dalam kondisi seperti ini pasien masih bisa mendengar. Kubimbing istriku menyebut kalimat “LAAILAHA ILLALLAH MUHAMMADUR ROSULULLAH..” perlahan aku membimbingnya. Rasanya aku mengerti betul setiap helaan nafasnya, raga kami bagai menyatu. Kuulang hingga berkali-kali dengan helaan nafas yang terirama pelan. Dua bulir bening tersembul dari sudut matanya. Aku merasakan ia sanggup mengikuti kalimat ini, terimakasih ya Allah..!

Kamis, 15 Mei 2008

Aku terbangun ketika tiba-tiba seorang suster memanggil “Keluarga ibu Siti Nurhayati..!” Aku bergegas masuk ke ruang ICU, jam menunjuk Pukul 05.05, masih pagi dengan hawa dingin yang menyusup tulang. “Ma’af pak, ibu sudah tidak ada.” ujar suter tadi singkat. Meski aku tau maksudnya tapi aku masih tak percaya. Kutengok layar monitor yang terhubung ketubuh istriku. Tak ada lagi yang bergerak disana. Bagai tersambar petir, kudekap tubuh lemas istriku. Bibirnya menoreh segaris senyum. “INNA LILLAAHI WAINNA ILAIHI ROOJIUUN.” Aku lunglai terduduk disampingnya tapi tak ada lagi air mata yang keluar. “Bun, Ayah ikhlas melepas bunda, Allah telah memilihkan jalan terbaik buat kita.”

Selamat Jalan Istriku… jemput aku dan anak-anak nanti di pintu SurgaNya.

Pasrah kunci ke tenangan karena hidup ini setiap detiknya pasti telah di atur dan di rencanakan oleh Allah SWT tinggal bagai mana kita bisa menerimanya dengan baik.

Baca lanjutannya.....

KEJUJURAN SEORANG TUKANG KAYU

Suatu hari ada seorang tukang kayu sedang menebang kayu di hutan, dan tidak sengaja kapaknya jatuh ke jurang. Si tukang kayunya sedih soalnya itu kapak satu-satunya walaupun sudah tua umurnya. Pas lagi sedih-sedihnya datang seorang malaikat..

Malaikat : He..tukang kayu, kamu kenapa koq sedih sekali ?
Tukang kayu : Iya nih malaikat, saya punya kapak satu-satunya jatuh ke jurang, gmn saya bisa nebang pohon lagi?
Malaikat : Oh..gitu, ok kamu jangan sedih saya akan bantu ambilkan.

Kemudian Malaikat tsb turun ke bawah jurang, dan dia ingin mengetes kejujuran si tukang kayu tersebut dengan memberikan kapak yang lain, yang pertama dikasihkan kapak dari emas.
Malaikat : Pak ini bukan kapaknya ?
Tukang kayu : bukan...bukan, kapak saya jelek koq.Kemudian Malaikat tersebut kasih kapak yang kedua yang terbuat dari perak.
Tukang kayu : bukan juga, yang punya saya sudah jelek kapaknya.
Malaikat tersebut senang karena tukang kayu ini jujur, dan
dia ngomong : He tukang kayu, karena kamu jujur orangnya saya akan kasih kamu 3 kapak lagi yang baru.
Pas pulang ke rumah, si tukang kayu cerita sama istrinya.

Besoknya si tukang kayu dan istrinya ke hutan untuk melihat tempat dia ketemu dengan malaikat tersebut. Saking hebohnya, si istrinya jatuh juga ke jurang, terus si tukang kayu sedih lagi. Datang lagi malaikatnya.
Malaikat : Lho..kamu kenapa, koq sedih lagi ?
Tukang kayu : Iya nih, istri saya jatuh ke jurang, saya sedih sekali karena dia istri satu-satunya.
Terus malaikat tsb bantu untuk turun ke jurang lagi mencari istrinya. Malaikatnya ingin ngetes lagi sama tukang kayunya, dengan memberikan Sophia Latjuba ke tukang kayunya.
Malaikat : he tukang kayu, ini bukan istrinya ?
Tukang kayu : (agak gugup)..hmm, iya! yah! dia istri saya.

Karena tukang kayunya berbohong si malaikatnya sedih.
Malaikat : (sedih)..koq kamu tidak jujur dan berbohong pada saya ?
Tukang kayu (membela diri) : Iya..soalnya kalau saya jujur, nanti saya dikasih 3 istri lagi .....
Malaikat : Oh...Huh?Huh?Huh?


UJIAN DARI SEBUAH KUJUJURAN MEMBUAT KITA TERLENA DAN MEMILIHNYA

Baca lanjutannya.....

KEKUATAN HATI


Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.

Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?” Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”

“Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?.”

“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”

“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”

Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri

Baca lanjutannya.....

PERSAINGAN ANTARA SPIDERMAN VS BATMAN


Peter Parker kegirangan. Nomer togel yang ia pasang tembus. Gak tanggung-tanggung, 4 angka sekaligus. Dalam perjalanan ke tempat bandar untuk mengambil uang, ia terus berpikir mau dipakai untuk apa uang tersebut nantinya. Yang jelas, berhubung selama ini hidupnya serba pas-pas-an, kemungkinan besar ia akan menggunakannya untuk membuka usaha.

Setelah memutar otak, akhirnya Peter memutuskan, ia akan membuka usaha salon! Ya, salon potong rambut. Kebetulan saat ini sudah mendekati musim panas. Pasti banyak orang yang akan potong rambut agar tidak gerah, pikirnya.

Begitulah.

Tidak sampai seminggu salon yang diimpikan telah usai dibangun. Maklum, ia minta bantuan kepada Flash yang bisa bergerak secepat kilat itu. Salon itu ia beri nama “Salon SiLabi”, singkatan dari “Si Laba-laba Imut”.

Selain mempersiapkan peralatan-peralatan salon, Peter turut ‘menyesuaikan’ penampilannya. Karena ia tahu salon tersebut baru akan laku apabila Spiderman sendiri yang menjadi tukang potongnya, ia pun mengenakan kustom merah birunya. Ia juga membuat wig rambut panjang dari jaring laba-labanya, menatanya dengan tren 2010, dan mengenakannya. Gak lucu dong kalau ada tukang potong yang gundul.

Begitulah.

Salon SiLabi ternyata laku keras. Branding Spiderman ditambah dengan momen pembukaan serta lokasi salon yang tepat terbukti sebagai adonan kesuksesan yang tepat. Tidak kurang 100 pengunjung tiap harinya harus Peter layani. Dari yang sekedar ingin keramas, creambath, mengeriting rambut, potong botak, shaggy, hingga memanjangkan rambut (emang bisa?). Yang jelas, hampir setiap hari salonnya penuh sesak dengan pelanggan yang antri.

Suatu hari, Bruce Wayne lewat di depan salon Silabi. Tertarik dengan kelarisan salon Spidey, otak bisnis Bruce mulai bekerja. Ia segera menghubungi Alfred untuk mengurus pembangunan salon potong rambut yang baru, dengan peralatan yang lebih canggih dan lokasi tepat di seberang salon milik Peter. Salon tersebut ia beri nama salon “Sikeli”. Singkatannya? Tentu saja, “Si Kelelawar Imut”.

Untuk memberi nilai tambah pada salonnya, agar dapat membajak pelanggan-pelanggan Silabi, Bruce tidak hanya mengenakan kostum Batman-nya. Ia juga memanfaatkan kepandaiannya untuk menciptakan robot pemotong rambut otomatis! Dengan robot ini, orang tinggal duduk manis di kursi, tekan tombol pilihan potongan rambut yang diinginkan, dan dalam 5 menit, langsung beres. Praktis kan? Supaya keren, Bruce memberi nama robotnya “RPRSKDSC v1.14254″.

Untuk mempromosikan salon barunya, Bruce memasang papan iklan yang cukup besar. Tertulis, “Salon Sikeli – Potong Rambut Kilat, Gak Pake Antri”

Begitulah.

Tidak lama, pelanggan salon Silabi sedikit demi sedikit berpindah ke salon Sikeli. Dan memang, kecanggihan robot tersebut terbukti. Siapa saja, potongan apa saja, diselesaikan dalam waktu 5 menit. Benar-benar gak pake antri. Si Batman pun gak perlu repot-repot melayani pelanggan. Ia cuma duduk di belakang kasir sambil ngitung penghasilan.

Selang beberapa hari, otak bisnis Bruce kembali berputar. Kalau buka 1/2 hari aja keuntungannya sebesar ini, bagaimana jika buka 24-jam non-stop yah?

Begitulah.

Salon Sikeli kemudian dibuka 24 jam. Non-stop. Pengunjung pun terus mengalir, siang malam. Demikian pula kantong Batman, semakin lama semakin tebal.

Tanpa disadari, karena diforsir untuk bekerja tanpa beristirahat, robot RPRSKDSC mulai berulah. Bagian dalamnya kepanasan dan menyebabkan ada 1 sirkuit yang putus. Akibatnya, hasil pemotongan rambut menjadi kacau. Ada yang minta dikeriting malah jadi gundul, ada yang minta di-shaggy malah dikasih konde, ada yang minta creambath malah dikitik-kitik, hehehe. Bruce sendiri yang terlalu sibuk dengan mesin kasirnya sama sekali tidak memperhatikan keadaan itu.

Berbeda dengan Peter. Sejak salonnya sepi, ia jadi banyak bengong di trotoar. Melihat akhir-akhir ini banyak orang yang keluar dari salon saingannya sambil ngedumel, ia pun curiga bahwa ada yang tidak beres di sana. Dengan memanfaatkan pendengaran supernya, ia menguping omelan mereka dan mengetahui masalah yang terjadi di salon Sikeli.

Setelah berpikir sejenak, Peter masuk ke dalam salon. Sejenak kemudian ia keluar sambil membawa papan iklan bertuliskan, “Salon Silabi – Merapikan Potongan Rambut Yang Kacau”. Papan tersebut ia letakkan di dekat salon Sikeli. Tidak lupa ia gambarkan arah panah yang menuju ke salonnya.

Cara ini ternyata tokcer. Pelanggan salon Sikeli yang kecewa dengan layanan robot si Batman, begitu melihat papan iklan tersebut, langsung berjalan menuju salon Silabi. Sedikit demi sedikit, pengunjung salon Sikeli berkurang, dan sebaliknya, salon Silabi kembali laris.

Menjadi yang pertama tidak selalu membuat kita sukses. Menjadi yang terbaiklah yang membuat kita menjadi sukses.

Baca lanjutannya.....

BATMAN LAGI NAMBAL BAN MOBILNYA


“Huh, siyal, masa’ bocor lagi sih”, ujar Batman gemas sambil menendang pintu BatMobile-nya perlahan. Meskipun kesal, ia masih cukup sadar untuk tidak melampiaskannya kepada kendaraan tercintanya, yang cicilannya belum lunas itu. Dengan susah payah, ia mendorong mobilnya ke pinggir, ke sebuah tambal ban yang kebetulan berada tidak jauh dari situ.

“Mbah Gendeng – Nambal Ban Sejak 1911”

Begitu tulisan yang tertera di atas “bengkel” kecil yang didirikan seadanya di bawah sebuah pohon beringin besar.

“Bannya bocor ya, nak?”, tanya seorang kakek tua yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.

“Iya, mbah”, jawab Batman lesu, “sudah kedua kalinya nih. Padahal baru sekitar 5km lalu bocor dan ditambal.”

“Hmmm…”, mbah Gendeng mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai mempersiapkan peralatannya. Bak air sabun untuk memeriksa bagian ban yang bocor, dongkrak, pompa angin, dan sebagainya. “Silahkan duduk dulu aja di kursi kayu itu, nak. Biar mbah kerjakan dulu bannya.”

45 menit berlalu, Batman mulai gak sabar. Maklum, ia lagi semangat-semangatnya untuk bangkit kembali dari keterpurukannya dan ingin segera sampai ke WTC untuk membuka gerai HP. Ditambah lagi, seekor kura-kura berseragam “Bukan Express” yang tadi disalipnya kini sudah berjalan melewati tempat ia duduk. “Masa’ Batman kalah cepet ama kura-kura”, pikir Batman dalam hati. Penasaran, ia mendekati Mbah Gendeng dan mengintip kerjanya.

“Pantesan aja lama!”, sergah Batman kasar. “Lha wong kerjanya lambat banget gini! Apa gak bisa lebih cepet lagi, mbah?!”

Mbah Gendeng meletakkan ban dalam BatMobile yang sedang ia pegang dan menoleh ke arah Batman. Tatapannya yang tajam membuat Batman secara tidak sadar mundur selangkah ke belakang. Tanpa disangka, dengan tidak kalah kerasnya, Mbah Gendeng balik bertanya, “Memangnya kamu pikir pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dikerjakan dengan terburu-buru?”

“Memang begitu, kan? Cuman nambal ban ini, apa pentingnya? Jauh lebih penting pekerjaanku yang ke sana kemari buat nyelamatin dunia dari orang jahat! Mbah tahu kan kalo aku ini Batman?!”

“Iye, terus so what gitu loh, mau situ Superman kek, Batman kek, Barack Obama kek, SBY kek, tetep aja, jangan pernah ngeremehin pekerjaan saya!”

Batman sudah akan membuka mulutnya lagi untuk menjawab, namun kakek tua itu tidak mau kalah cepat dan melanjutkan kata-katanya.

“Dengarkan baik-baik, anak muda. Coba pikir. Seandainya tadi kamu dalam perjalanan untuk menyelamatkan ribuan orang dan banmu bocor, apa bukan berarti yang saya kerjakan ini tidak sama pentingnya dengan pekerjaanmu? Dengan memperbaiki ban bocormu dengan baik dan teliti, secara tidak langsung saya suda membantu kamu menyelamatkan mereka — ribuan orang itu.”

“Tidak usah muluk-muluk. Setiap ban bocor yang saya perbaiki pasti berhasil membawa pengemudinya tiba dengan selamat sampai di rumah. Coba bayangkan apabila saya melakukannya dengan asal-asalan. Bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bukan?”

“Lihat ban dalammu ini”, Mbah Gendeng menyodorkan dua buah ban dalam BatMobile yang sedang ia kerjakan. “Perhatikan ini, bekas tambalan yang dilakukan oleh penambal ban sebelumnya. Kasar dan kurang kuat rekatannya. Itu sebabnya tadi ban mobilmu bocor lagi. Masih untung tidak terjadi apa-apa. Dan ini, yang ada di kanan, adalah hasil tambalan ban yang aku lakukan. Bandingkan!”

Batman tercenung. Ia memperhatikan ban dalam pada bagian yang ditunjukkan oleh Mbah Gendeng dan ternyata memang benar, pekerjaannya kurang baik. Bahkan jauh dibandingkan hasil pekerjaan Mbah Gendeng. Padahal tadi ia cukup senang dan memberi tips lebih kepada penambal ban sebelumnya karena kerjanya hanya butuh waktu 5 menit saja.

Dengan menunduk, Batman mohon maaf kepada Mbah Gendeng dan beringsut kembali ke kursi kayu untuk menunggu. Di satu sisi, ia malu terhadap apa yang telah ia lakukan, namun di sisi lain, ia gembira karena mendapat pelajaran baru tentang hidup dan juga tentang bisnis.

“Aku pasti tidak akan kalah oleh Peter Parker”, ujar Batman dalam hati sembari tersenyum.
Suka dongeng ini? Bantu sebarkan ke yang lain ya :)
Setiap pekerjaan itu penting, jangan pernah meremehkan pekerjaan orang lain sekecil apapun itu.

Baca lanjutannya.....

MOTIVASI TUKANG SOL SEPATU


Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Di tengah keputusasaan, dia berjumpa dengan seorang tukan sol lainnya. Wajahnya cukup berseri. “Pasti, si Abang ini sudah dapat uang banyak nich.” pikir mang Udin. Mereka berpapasan dan saling menyapa. Akhirnya berhenti untuk bercakap-cakap.

“Bagaimana dengan hasil hari ini bang? Sepertinya laris nich?” kata mang Udin memulai percakapan.

“Alhamdulillah. Ada beberapa orang memperbaiki sepatu.” kata tukang sol yang kemudian diketahui namanya Bang Soleh.

“Saya baru satu bang, itu pun cuma benerin tahitan.” kata mang Udin memelas.

“Alhamdulillah, itu harus disyukuri.”

“Mau disyukuri gimana, nggak cukup buat beli beras juga.” kata mang Udin sedikit kesal.

“Justru dengan bersyukur, nikmat kita akan ditambah.” kata bang Soleh sambil tetap tersenyum.

“Emang begitu bang?” tanya mang Udin, yang sebenarnya dia sudah tahu harus banyak bersyukur.

“Insya Allah. Mari kita ke Masjid dulu, sebentar lagi adzan dzuhur.” kata bang Soleh sambil mengangkat pikulannya.

Mang udin sedikit kikuk, karena dia tidak pernah “mampir” ke tempat shalat.

“Ayolah, kita mohon kepada Allah supaya kita diberi rezeki yang barakah.”

Akhirnya, mang Udin mengikuti bang Soleh menuju sebuah masjid terdekat. Bang Soleh begitu hapal tata letak masjid, sepertinya sering ke masjid tersebut.

Setelah shalat, bang Soleh mengajak mang Udin ke warung nasi untuk makan siang. Tentu saja mang Udin bingung, sebab dia tidak punya uang. Bang Soleh mengerti,

“Ayolah, kita makan dulu. Saya yang traktir.”

Akhirnya mang Udin ikut makan di warung Tegal terdekat. Setelah makan, mang Udin berkata,

“Saya tidak enak nich. Nanti uang untuk dapur abang berkurang dipakai traktir saya.”

“Tenang saja, Allah akan menggantinya. Bahkan lebih besar dan barakah.” kata bang Soleh tetap tersenyum.

“Abang yakin?”

“Insya Allah.” jawab bang soleh meyakinkan.

“Kalau begitu, saya mau shalat lagi, bersyukur, dan mau memberi kepada orang lain.” kata mang Udin penuh harap.

“Insya Allah. Allah akan menolong kita.” Kata bang Soleh sambil bersalaman dan mengucapkan salam untuk berpisah.

Keesokan harinya, mereke bertemu di tempat yang sama. Bang Soleh mendahului menyapa.

“Apa kabar mang Udin?”

“Alhamdulillah, baik. Oh ya, saya sudah mengikuti saran Abang, tapi mengapa koq penghasilan saya malah turun? Hari ini, satu pun pekerjaan belum saya dapat.” kata mang Udin setengah menyalahkan.

Bang Soleh hanya tersenyum. Kemudian berkata,

“Masih ada hal yang perlu mang Udin lakukan untuk mendapat rezeki barakah.”

“Oh ya, apa itu?” tanya mang Udin penasaran.

“Tawakal, ikhlas, dan sabar.” kata bang Soleh sambil kemudian mengajak ke Masjid dan mentraktir makan siang lagi.

Keesokan harinya, mereka bertemu lagi, tetapi di tempat yang berbeda. Mang Udin yang berhari-hari ini sepi order berkata setengah menyalahkan lagi,

“Wah, saya makin parah. Kemarin nggak dapat order, sekarang juga belum. Apa saran abang tidak cocok untuk saya?”

“Bukan tidak, cocok. Mungkin keyakinan mang Udin belum kuat atas pertolongan Allah. Coba renungkan, sejauh mana mang Udin yakin bahwa Allah akan menolong kita?” jelas bang Soleh sambil tetap tersenyum.

Mang Udin cukup tersentak mendengar penjelasan tersebut. Dia mengakui bahwa hatinya sedikit ragu. Dia “hanya” coba-coba menjalankan apa yang dikatakan oleh bang Soleh.

“Bagaimana supaya yakin bang?” kata mang Udin sedikit pelan hampir terdengar.

Rupanya, bang Soleh sudah menebak, kemana arah pembicaraan.

“Saya mau bertanya, apakah kita janjian untuk bertemu hari ini, disini?” tanya bang Soleh.

“Tidak.”

“Tapi kenyataanya kita bertemu, bahkan 3 hari berturut. Mang Udin dapat rezeki bisa makan bersama saya. Jika bukan Allah yang mengatur, siapa lagi?” lanjut bang Soleh. Mang Udin terlihat berpikir dalam. Bang Soleh melanjutkan, “Mungkin, sudah banyak petunjuk dari Allah, hanya saja kita jarang atau kurang memperhatikan petunjuk tersebut. Kita tidak menyangka Allah akan menolong kita, karena kita sebenarnya tidak berharap. Kita tidak berharap, karena kita tidak yakin.”

Mang Udin manggut-manggut. Sepertinya mulai paham. Kemudian mulai tersenyum.

“OK dech, saya paham. Selama ini saya akui saya memang ragu. Sekarang saya yakin. Allah sebenarnya sudah membimbing saya, saya sendiri yang tidak melihat dan tidak mensyukurinya. Terima kasih abang.” kata mang Udin, matanya terlihat berkaca-kaca.

“Berterima kasihlah kepada Allah. Sebentar lagi dzuhur, kita ke Masjid yuk. Kita mohon ampun dan bersyukur kepada Allah.”

Mereka pun mengangkat pikulan dan mulai berjalan menuju masjid terdekat sambil diiringi rasa optimist bahwa hidup akan lebih baik.

COPAS : http://www.motivasi-islami.com/kisah-dua-tukang-sol/

Baca lanjutannya.....

SMS UCAPAN LEBARAN


Sebelum bertemu secara langsung, menjadi hal yang wajar mengucapkan maaf via SMS. karena itulah ada beberapa referensi kata untuk SMS di hari raya mendatang :

Hati kdng tak sbning XL,tak jua scrah MENTARI,myFren sy mhn simPATI mu tuk BEBASkan aku dari sgl khilaf.TAQABBALLAH MINNA WA MINKUM SHIYA MANA WA SHIYA MAKUM.

GémäTäkbìrBkümändàñgAgùngknAsmäALLAHSöngsöngKménàgñDìHärìFìtrìDgñMräìh
KtäqwäänHäqìqìDlmPjüàngnTégäkñSyärìàh.MöhönMààfLähìrBätìñ.semoga istiqamah senantiasa..
May 4JJI protect u&family from all Harm,BriGHTen U'r Heàrt with Noör of Iman,Bléss u&family with d'Vision of Ihsan,'n Elevate om&family with d'Greatness of IdulFtri MnaL Aidzin wal faidzin,mhn maaf lhr btin.taqobalallogu minna wa minkum siyaamana wa siyaamakum..

DemiPemilikTakbir yg bkumandang meangkasa,MohonMaaf atas sgala sikap,kata,&prsangka.Taqaballohu minna wa minkum.Syiamana wa syiamakum.Kullu am wa antm bi khoir
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum.MinaL AidZiN WaL FaidziN.MohON MaAF LahiR BathiN.Selamat Merayakan Iedul Fitri

knp pada sms mhn maap ya?bosen!apa ga ada cara lain bwt minta maap?!sms2 kayak gitu cuma nguntungin operator!sebenernya ada cara lain bwt mhn maap yg ga bikin sy bosen&ga nguntungin operator:KRM PARCEL WOY! mhn maap lahir bathin.moga Alloh nerima puasa qta,masukin qta ke surga,bikin qta kaya raya.amin

aWW.yA 4WI SmPaikN maAf LhR-bTN u/sDRq ni,bRiKnLH bRkH taS rMdhAn&iDuL fTRi nI pDnyA,laLu mDhknLh sgL uRsAnnyA..taqobbala4WIminnaWaminkum.

Taqabalallahu minna wa minkum, maaf atas segala kesalahan dan khilaf, Happy Idul Fitri, smoga kembali fitri.

Ramadhan berlalu, takbir dan bedug bertalu,mbuat hati merindu,islam dgn syariah dlm naungan khilafah.Smg kt mjadi orng2 yg menang. Taqoballahu minna wa minkum.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum. saya dan keluarga mengucapkan Selamat Merayakan Iedul Fitri 1429H. Mohon maaf lahir dan batin.




Ass,Tqbllh mnkm taqobbal ya karim.Minal aidzin wal faizin.Smga mkn erat ukhwah qt,smkn mesra,& smoga qt smkn teguh djlnNya.Jalan Dakwah&Jihad,Amin

Iya dul..maap lahir bathin jg.. Mudah2an Alloh nerima puasa+ibadah2 kita yg lain&kita jd hamba yg bertakwa.amin

4JJIAkbar..3x waliLLAHIlhamd.. syukur t'ucap smbut hr nan fithri..mg ini adlh Rmdhn t'akhir tanpa Khilafah..Taqobbal4jjlu minna wa minkum, maaf lahir btn..

Taqobbalallah mina wa minkum shiyamana wa shiyamakum mhn maaf lhr&bthn. Smg kejayaan Islam smkn dekat.

Jk hrt adl rencana,zktlh pnwrny.Jk umur adl dosa,taubatlh obatny.Jk slrh bln adl noda,mk idul fitri pemutihny.Met hr ry IDUL FITRI mhn maaf lahir & btn..


Allahumma bariklana fisya ' banwabaliqhna romadhon , mhn mf atas semua kslhn baik sng/tdk,smg kt dbri maqhfiroh dr ALLOH SWT . AMIN

Hr gene mhn maap pake sms?bosen!KRM PARCEL WOY!! Maap lahir batin jg deh.moga Alloh nerima puasa&amalan lain qta,ngumpulin qta smua surga,&jadiin qta kaya raya

Kala shoum berakhir sudah, suci hati bersemai indah, hari fitri tersenyum merekah, seiring lantunan takbir... SELAMAT IDUL FITRI 1427 H Mohon maaf lahir & batin

Hr gene mhn maap pake sms?bosen!KRM PARCEL WOY!! Maap lahir batin deh.moga Alloh trima puasa&amalan lain qta,ngumpulin qta smua surga,&jadiin qta kaya raya.amin

Minal aidin wal faidin, aye minta maap ya dah bnyk salah,suka buruk sangka,suka mrh2,sinis, pesimi dan mudah memfonis. Kli ni ku pinta keikhlasanmu sodaraku…

Cahaya fitri bèrpendar bias embun.Basuh debu dihati tiap insani.Tiada ucap seindah taqoballahu minna wa minkum,minal aidin wal faidzin.

maap lahir bathin ya..!mudah2an alloh nerima puasa+amalan kita yg lain,ngumpulin kita di surga,&jadiin kita kaya raya di dunia.amin.

met lebaran yax? Sy maafkan klo dikau punya salah ma daku :p.

Sprti yg kau ingnkn thd kbaikn, maafknlh kami. Dmkian ats sgla salah, lupa& sgl derivatny, kami pinta rela dgn smua harapan. HappySyawal

Met idl fitri okeh?Minal aidin yach!Om tng ja?Nin dah maafn kq smua slh om!Dr mulæ mls bls sms/email ampe kbiasaan tlt nongol!Maafn nin jg ye?Mmwah!:p

Yang muda banyak dosa yg tua banyak maafnya krn tu mohn maafin lahirbatin ya tlg jng lupa beri ampau dong….

Syo segera sungkem dong jngn baca sms mlulu ntr kualat. Dah tak maafin kok smua ksalahanmu pd ku.. dah cup2 ndak sah nagis gitu, kmu jd tambah jelek tuh
Hai temansku yg caem, izinkan saya mengucapkan minal aidzin walfaidzin. Maaf kalo ada salah kata dan perbuatan. Ttd. sylvie, temanmu yg lebih caem lagi
==========================

jika maaf seterang mentari, biarkan ia terbit di hari nan fitri ini.
=====================
Meniti hari menabur khilaf menyongsong fitri menuai maaf Smg tiada tersisa khilaf dosa Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum Selamat Idul Fitri
========================

Stop penyalahgunaan Narkoba sekarang. Mari bangun bangsa kita menjadi bangsa maju. Mohon Maaf Lahir & Batin. Selamat berlebaran. Presiden RI & Abu Ja’far
=====================

Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir & batin. Ketik MAAF YA dan kirim ke 9288 untuk memohon maaf kepada saya.
=================

Pelanggan yang terhormat. Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin. Tetap waspada selama perjalanan.
======================


Sebenarnya saya mau mengirimkan video, tapi fitur 3G belum masuk sini. Mau pake MMS, HP situ kurang canggih. Sudahlah, pake SMS pun jadi… Selamat Idul Fitri 1427 H. Mohon Maaf Lahir Batin. Kemenangan adalah milik mereka yang berjuang
=====================

… Mengingat Kata yang Salah, Hati yang Berprasangka, janji yang terlupakan,Sikap & Sifat yang menyakitkan, di hari ini ijinkanlah ku juga mengucapkan mohon maaf LAHIR DAN BATHIN …
=========================

Sebait Kata Maaf Tuk Menghapus Salah & Khilaf Agar Hari Kita Bersih Seperti Terlahir Kembali… Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1427 H Mina Aidin Walfaidzin ‘Mohon Maaf Lahir & Batin’
=========================

Ban9, SMS siapa ini ban9??IsinYa k0q paKai “MaaF, SYan9!?”Ban9, ToLon9 don9 maaFin aYe, ban9!KaLo Ka9ak, HaTi ‘ni taK tenan9.Ban9, MinaL aiDin waL faidZin ban9!
=======================

Misiii…Mau minta maap nih!Klo ada salah kata,salah sikap,gak bales sms,gak ngangkat telpon,Maapin yah!Slamat hari raya idul fitri!

Banyak tutur kata, bahasa tubuh yg tdk berkenan di hati, utk itu dg hati yg tulus mohon maaf lahir batin. Selamat hari raya Idul Fitri 1Syawal
===================

Sebelum HCl jadi basa, NaOH jadi asam, NaCl jadi manis n glukosa jadi asin, hati selalu tertengadah mengharap titrasi maaf dari buret hatimu. Taqaballahu minna wa minkum
=========================

Mungkin nervus salah hantarkan rangsang sehingga glossus salah berucap yang membawa hepar tersugesti dan ductus lacrimalis dialiri cairan yang menetes deras. Maaf bila ada salah yang membuat semua ekstremitas & sistem saraf pusat bekerja tak normal
==================

Mangan sate sak gulene, sego megono bumbu kemiri
kapan wae lebarane, sugeng riyoyo idul fitri
tumbar merico kecap asing
nyuwun ngapuro lahir lan batin
======================

Kapanpun lebarannya, ucapannya:Taqaballahu minna wa minkumminal aidzin wal faizin
mohon maaf lahir dan bathin
=====================

Melihat segalanya dengan hati yang bersih, tanpa mengharap pujian manusia2. semoga menjadi Ramadhan yang berkah,& berdo’amengharap istiqamah di jalan-NYA.Taqabalallahu Minna Waminkum…
===================

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Hidup ini terasa indah jika ada maaf. Taqabalallahu Minna Waminkum…
===================

Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu. Silahkan kesah, kau bukan takdirku… mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku, dan Allah adalah kasihku… Maafkan segala kesalahan
===================

“Hari ini adalah hari2 Allah, tidak pantas kita berbangga-bangga dan berbuat durhaka. Ikhlaskan jihad dan harapkan Ridho Allah dengan amalmu” (Khalid bin Walid). Taqabalallahu Minna Waminkum…
======================

Pertemuan hanya sarana, niat ikhlas yang utama. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan.. Mugi2 kagayuh krenteging ati, karena zaman tak dapat dilawan, KEPERCAYAAN harus diperjuangkan
=====================

Aslkm. Tolong maafkan kesalahan saya. mudah2an Allah merahmatimu dan mengampuni dosa2mu. terima kasih.wslkm
=====================

sblm lidah kelu, sblm hati kmbli m’bku, sblm jmpol kaku&sulit hny utk skdar mnt m’f lwtsms&sblm smw operator sbk..MOHON M’f ats smw khilaf yg ku lakuin.M’fin yaks!
=====================

“Saat wajah tak mampu bersua, tangan tak mamou menjabat, semoga pesan mampu menjadi jembatan dalam idul fitri, Dari lubuk hati & sanubari , Mohon Maaf Lahir Batin”
=====================

Pgn dpt maaf dr narpen?
ketik:REGNARPEN
kirim ke0xxx24088802
Sms yg km dpt langsung dr hp aku!
_becanda,met lebaran yah!Maap2 klo ada slh kata
=================================

Ku isi anganku dengan “Bayangan mu”Kau isi hati ku dengan “Sayang mu”Kau isi sepi ku dengan “Canda mu”Kau isi hidup ku dengan “Rindu mu”
Tapi kenapa kau tak isi HP ku dengan Pulsa mu
==========================

Engkau lah cintaku slamanya..walaupun jarak kita jauh, aku tetep sayang.seperti dalam nyanyian yang liriknya : JAUH DIMATA, DEKAT TAK COLOK
BURUNG KUTILANG, BURUNG CENDRAWASIHAQ MAU BILANG TERIMA KASIH
==================

Bila kamu bulan.. aku jd bintangnyaBila kamu ikan…aku airnyaBila kamu nasi…aku piringnyaBila kamu emas…kujual aja.Pusing2 amat sih
===================

Sayang, mungkin ini sms terakhir drku..Aku minta maaf utk smua salahku ke kamu..Stiap ptemuan pasti ada perpisahan.Doakan agar aku dberi kekuatan dan slalu dalam lindungnNya.Ukirlah sll namaku dhatimu, sebagai kekasih htmu..Selamat tinggal sayang..
ku kan pergi ke Jepang tuk membantu…
ULTRAMEN TARO mlawan monster KALAJENGKING
===================

Jangan hapus hadirku dr hidupmu..Jangan sirnakan aku dari asamu..Jangan hentikan ciumanku di bibirmu..Jangan lupakan janjimu tuk makan siang bersamaku…
=====================

tak ada kata2 yang dapat kuucapkan
eh buset… dah dibilang tak ada kata yang bisa diucapkan masih aja baca…!?!?!?
====================================

Saat kutatap wajahmu terlelap, penuh kedamaian…Aku tak pernah tega merenggut mimpi indahmu…Tapi bagaimanapun harus kukatakan,
Bantalmu dah basah tuh kena iler!!!!!!!!!!!!!!!
=======================================

Eh kamu sekarang jadi bandar Togel ya?Masa setiap aku telpon selalu ada suara.“Nomer yang Anda tuju sudah ada yang pasang,silakan pasang nomer lain”
=================================

-5 hari g kirim sms ‘wajar aja’-10 hari g kirim sms ‘mungkin g punya pulsa’-20 hari g kirim sms ‘mungkin uda bosen’-klo 30 hari ‘mungkin uda g mw berteman’-klo 40 hari ‘yaoloh,aku harus ziarah tuh!!’
======================

I wrote your name on sand, it got washed
I wrote your name in air, it was blown away, then
I wrote your name on my heart and I got heart attack ……………….
===========================

Meski htm mwrnai mlmmu,msk dngn mnyelmtmu,msk spi mnmnimu dan mimpi mnjmptmu tapi jgn biarkn “LUKISAN PULAU”menghiasi “BANTALMU”
===============================

“Met Pagi”kmu yg prtma ku kirimin ucapan inimskiaku pnya bnyak tmanmulai dr yg cute, imutmpe yg kerentapi …aku mulai dari yg jelek dulu dech
=======================

ktika Q pndang langit,ada kamu disana..ktika Q pndang bulan,ada kamu disana..ktika Q pndang bintang,ada kamu disana..
WOII!!!pls dech..jangan ngerusak pemandangan gt..!!^o^

Ass…Marhaban ya Ramadhan. Bersihkan hati dan pikiran, jadikan PUASA sbg Benteng IMAN.. Slamat menunaikn ibadah puasa…

Jk smua hrta adl racun,mk zakatlah penawarnya.Jk sluruh umur adl dosa,mk taubatlh obatny. & jk sluruh bulan adl noda mk RAMADHAN lah pemutihnya. ‘Selamat menunaikan ibadah puasa’
Ass ww. Kain kase tepi gantang. Untuk menapis perahan santan. Bulan puasa sudahpun datang. Salah silap mohon dimaafkan. Wslm

Smg takkan prnh ada lg khilaf yg lalai u dmaknai stlh ada keikhlasn ht u slg memaafkn..so sorry 4 evrything..Wish 4JJI bless our RAMADHAN.

Juminten nggelar klosoDodol kupat ngarepe gapuroMeniko dinten bade posoMenawi lepat kulo nyuwon ngapuroSelamat menunaikan ibadah puasa

ADAT JAUH BERKIRIM KATA, ADAT DEKAT PUJI MEMUJI, ANDAI TERSILAP KATA MAAF DI PINTA SEPULUH JARI ” SELAMAT MELAKSANAKAN IBADAH PUASA”

Walaupun Hati gak sebening XL dan secerah MENTARI. Banyak khilaf yang buatFREN kecewa, kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa dan kitasemua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya yang selalu membuat kita HOKIdalam mencari kartu AS selama kita hidup karena kita harus FLEXIbel untukmenerima semua pemberianNYA dan menjalani MATRIX kehidupan ini…dan semogaamal kita tidak ESIA-ESIA.. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Jika semua harta adalah racun maka zakatlah penawarnya, jika seluruh umur adalah dosa maka taubatlah ubatnya, jika seluruh hari adalah nista maka Jumaatlah pensuciannya & jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan lah pemutihnya. Marhaban ya Ramadhan. Selamat mengerjakan ibadah puasa

waktu begitu cepat berlalu, tak terasa satu tahun tlah terlewatkan, aku adalah insan biasa yang tak luput dari khilaf dan salah, untuk menyambut bulan yang penuh mubarakah ini mari kita salin memaafkan lahir dan bathin, amieen

Setiap manusia pasti memiliki kesalahan dan pernah menyakiti hati sesama,pada bulan yang suci dan berkah ini mohon segala keburukan dilupakan dan diantara kita tidak saling dendam.MOHON MAAF LAHIR BATIN.Buat semua umat muslim..

Sebentar lagi kita memasuki Bulan yang penuh berkah, rahmat dan hidayah untuk itu pada kesempatan ini pada semua umat muslim khususnya sahabat-sahabat gue yang pernah gue sakiti, dari lubuk hati gue mohon maaf lahir bathin dan selamat menjalankan ibadah puasa semoga amal kita diterima oleh Allah SWT

Buruang pipit tabang surang, Datuk Maringgih iyolah kayo. Kini puaso alah datang, jan lupo maafkan ambo, Wassalam: Marhaban ya Ramadhan.

Hari-hari berlari menepis kerinduan akan ramadhan, menyusupkan permohonan maaf kami ke celah hati, melalui bisikan ombak selamat puasa, membasuh hati, tenangkan jiwa. Ramadhan Mubarak.

anak melayu mengail ikan,perahu berlabuh ditengah lautan,sambil menunggu dtgnya ramdhan jari ku susun mohon ampunan,selamat menyambut bulan suci ramadhan bagi semua umat muslim..

PERKATAAN Indah Adalah AllAHLAGU Merdu Adalah AzaNMEDIA Terbaik Adalah AL-QUR’ANSENAM sehat Adalah SHOLATDIET Sempurna Adalah PUASAKEBERSIHAN Menyegarkan Adalah WUDUKPERJALANAN Indah Adalah HAJIKHAYALAN yang Baik Adalah Ingat Akan Dosa dan TAUBATSELAMAT MENYAMBUT BULAN SUCI RHAMADHAN
Bilih aya carios Irvan anu teu katoreksatutur galur teu ka ukurparipolah kirang merenah,Irvan nyungkeun hapuntenmapag saum 1428 H

sepuluh jari tersusun rapi.bunga melati pengharum hatimohon maap setulus hatimohon maap lahir dan batin (~ _^)

Jika hati ini seringkali jengkel,Jadikan ia jernih sejernih XL,Jika hati ini seringkali iri,Jadikan ia cerah secerah MENTARI,Jika hati ini seringkali dendamJadikan ia penuh kemesraan FRENJika hati ini seringkali dengkiJadikan ia penuh SIMPATIAhlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya RamadhanBebaskan Diri dari ROAMING dosa,Raihlah HOKIRaihlah JEMPOL dari illahi
Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa beningkan hati seperti XL,Dapat berpikir luas seperti SIMPATI,memberi maaf secara cuma2 seperti AS,memberi banyak kesempatan seperti IM3,murah senyum seperti JEMPOL,& yang palingg penting kita dpt berpikir cerah seeprti MENTARI.Sebelum cahaya Illahi dipadamkan,sebelum langit runtuh,sebelum pintu taubat ditutup,sebelum malaikat menjemput,sebelum ramadhan tiba,maaf kalau ada perkataan yg menyinggung sampai telinga panas seperti ESIA..

Ramadhan tlah didepan mata Qta, perbaikilah diri, sucikanlah hati, muliakanlah jiwa. Jgn biarkan goresan2 kecil menggores diri kita lagi…Di bulan yang penuh dgn Rahmad, Hidayat dan Mubarokah ini marilah qt untuk saling maaf memaafkan satu sm lain. Buat tmn2 Qu yang jauh maafkan kesalahan aQ yach…Met Beribadah Puasa…..!!!

Berharap padi dalam lesung, yang ada cuma rumpun jerami,harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang e-mail ini.

Sebelum cahaya surga padam, Sebelum hidup berakhir,Sebelum pintu tobat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,saya mohon maaf lahir dan bathin….Buat Cinta ku Laluna

Jika semua HARTA adalah RACUN maka ZAKAT-lah penawarnya,Jika seluruh UMUR adalah DOSA maka TAQWA&TOBAT lah obatnya,Jika seluruh BULAN adalah NODA maka RAMADHAN lah pemutihnya,MOHON MAAF LAHIR&BATHIN,SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.

Bila hati saling terpaut rasa cinta terjalin indahBila salah & Khilaf telah terjadi maka Mohon MaafLahir & Batin atas kesalahan,“Marhaban Ya Ramadhan”Selamat Menunaikan Ibadah PuasaSemoga kita selalu diberkahi dibulan yang penuh mahrifah

jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung,jika hati seindah bulan hiasi dengan senyuman……..marhaban ya ramadhan…………….selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin

gersang bumi tanpa hujan..gersang minda tanpa ilmu,,gersang hati tanpa iman..gersang jiwa tanpa amal..marhaban ya ramadhan…………….selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin

Marhaban Ya Ramadhan……Sebelum Ramadhan DatangSaya Mohon Maaf Lahir dan BathinSemoga jadi keberkahan bagi kitadan semoga kita dijadikan hamba yang selalu Ikhlas di jalan-Nya….Amieeen………

SEIRING TERBENAM MENTARI DI AKHIR SYA’BAN,TIBALAH KINI BULAN RAMADHAN,PESAN INI SEBAGAI GANTI JABAT TANGAN UNTUKMOHONKAN MAAF DAN KEKHILAFAN.MARHABAN YA RAMADHAN.

Gelap malamMU ku terjaga, karnaMU ku bergerak melangkah menuju mentariMU, kusambut pemberianMU (”Marhaba YA Ramadhan”), dangan harapan kudapat keridoanMU……..Slama menunaikan Ibadah Puasa……

Matahari berdzikir,angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.Semua menyambut datangnya Seribu Bulan.Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Hidup ini hanya sebentarlagibentar marah,bentar ketawabetar berduit,bentar bokebentar senang,bentar susahooo ye…bentar lagi bulan puasamet ramadhan…mohon maaf lahir bathin(ini ucapan yang paling indah yang aku terima)

Tiada kemenangan tanpa zikrullahtiada amal tanpa keikhlasantiada ampunan tanpa maaf dari sesamamarhaban ya ramadhan..

fajar ramadhan segera menghampiri dunia, se lembar sutra menghapus noda, sebening embun penyejukkalbu, sucikan hati bersihkan jiwa di bulan yang suci. selamat menunaikan ibadah puasa 1428 H semoga amal kita diterima disisi Alllah SWT..Amiiin…

Marhaban ya Ramadhan,semoga bulan ini penuh BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)mari kita PREMIUM (Pre Makan dan Minum)serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), danMINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)Mohon Maaf Lahir dan Bathin

tiada kata yang dapat terucaphati merasa maludalam kalbu q bisa menjerit tuhan,batin menangis,betapun dosa ituq yakin KAU maha pengampunsaat aku sedihhanya padamulah aku ceritasaat aku marasa sendiriaku yakin kaupun bersamakutuhanaku rela saat ini jika harus menghadapmujika ITU LEBIH BAIKridhoMUlah yang senantiasa q harapmaafq tuhanmaafq wahai smua hamba allah yang ada dialam fana ini

marhaban ya ramadhan….termenung ku sejenakmengingat akan keselahanku yang lampauandai kalian smua ada disini sobatmaafku trucap dari hati yang paling dalam..
maafin ya… smua kesalahankubwat semua temen2ku dimataram miss u all… : )

he poro menungso.jaman wis ra totoati wis angel ditotomaksiat nang kene konowis podho kakehan dusoalhamdulillah wulan poso wis tekoayo podho elingo marang gusti kang kuosomarhaban ya syahru romadhon
tiada kata yang dapat kukatakan yang paling indah bagiku,pling senANG BAGIKU.MARHABAN YA RAMADHA.selamat menunaikan ibadah puasa.

” bilangan tahun ibarat pohon:yaitu bulan ibarat dahan2nya,hari2 laksana ranting2nya,stiap jam laksana daun2nya dan nafas laksana buahnya.bila tahun itu digunakan untuk ibadah maka aka menjadi pohon kuat dan memiliki buah yang harum dan manis ”Met menjalnkan ibadah PUASA mohon maaf lahir dan batin

anak kodok makan ketupat,,makan ketupat sambil melompat,,kita ketemu tak sempat lewat lewat sms pun no what what..

MarHaban ya Ramdhan…Telah terbuka gerbang Rajab,Terbentang jalan Sya’ban mari kita bersiap menanti hampran taman “Ram4Dhan” selamat melangkah memasukinya.. bulan yang penuh ujian semoga kita berhasil memenangkannya .. MOHON MAAF LAHIR & BATHIN


Selamat mamasuki BBM (Bulan Berkah dan Maghfirah) tingkatkan kualitas PREMIUM (Prei Makan n Minum) jangan lupa isi SOLAR (Sholatlah dengan Rajin) and MINYAK TANAH (Memperbanyak Tadarus n Amaliah) Serta jangan lupa isi PULSA (Puasa Lebih Sabar)


CINTA datang tanpa di duga,KASIH SAYANG datangnya tanpa terasa,HATI berkata tanpa dusta,“datangnya bulan RAMADHAN adalah RAHMAT, marilah kita menyambut BULAN ini dengan CINTA dan KASIH SAYANG….”


seputih PUTAW, sebening VODKA, teriring salam seharum GANJA, dengan senyuman semaqnis ANGGUR MERAH “MOHON MAAF ATAS SEGALA DOSA! KUUCAPKAN DENGAN TULUS MET MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN”

Puasa mengambil jarak dengan duniaagar manusia tidak jadi budaknyakarena dunia adalah permainanbermegah-megah dengan bangunanberbangga-bangga dengan kekayaansemua itu dapat melalaikan.Padahal manusia hanyalah pengembarasaat mati hartanya tak akan dibawahanya amal-saleh yang ikut sertaYang ada disisi manusia akan sirnaYang ada di sisi Allah abadi selamanya.


KeMbAn9 meLaTi sun9guhLah iNdAh,, DiTeN9aH haLaMaN jadi hiaSan,,haRum RamadHan TerCium Sudah,, SaLaH dAn KhiLaf moHon DimaaFkan,,..,,
SnYuman ManiS TeRLihat bAh9ia,, uTk mNyAmBuT bLan RaMaDhAn,, Q mNuSiA y9 Tak LuPuT dR DoSa,, MhOn mAaF yAa… dR s9aLa KhiLaF n sLaH y9 Q PnYa,, ” MiNaL aiDiN waL fA idZin ” MhOn MaAf LaHiR n BaThiN…,,…


Ramadhan mulia datang lagi,Sebulan berpuasa sudahlah tentu,Persiapan Raya bermulalah kini,Tetap sederhana itulah aku.
Aku sadar memang bukan teman yang sempurna untuk kamu.Kesalahan dan kekhilafan. Selalu saja ada diantara kita.Terutama aku yang sering ngerepotin kamu.Met puasa dan Maafkan Lahir Batin.


eLu MeMaNg SoBaT gUe YaNg TeRbAiKsAmPaI tErKaDaNg GaK kErAsA sEenAkNyAgUe
NgAtAiN lUe n NgEjEkIn Lu SeMaUnYaMaAfiN gUe BuKaN mAksUd NgErEnDaHiNjUsTrU kArEnA lUe AdAlAh SePeRtIbAgIaN dArI dIrI gUeMeT pUaSa Ya!


Ayah dan Ibu sudah menukar seluruh jiwasemata untuk kebahagian aku Dan sampai saat ini belum tentu aku bisa mengganti dengan kebahagian untuk Ayah dan Ibu berdua.Selamat Beribadah Puasa, Ayah, IbuMohon maaf lahir dan bathin.

Wilujeng Sasih SiamKanggo Apa, Mamah sareng Kulawargi di Bumi.Neda sih hapunten samudaya kalepatannu dihaja sinareng henteu.Mugia ibadahna salawasna aya dina kamulyaan.
Keyen………Keyeeen abisbisa nih buat salinannya
owur-uwur kodok segorobandeng nener disaut ulodowo umur dino royokulo nyuwon pangapuro
wonten jahengapunten nje

assalamualaikum
Wilujeung sasih shiyamneda hapunteun tiluhur sausap rambut sareung ketombena ti handap sausap dampal sinareung rorombeheunana.Taqobbalallohu mina wa minkum shiyamana washiyamakum. minal ‘aidin wal faizin.

Haha….. referensi yang lumayan nih buat Lebaran……Tapi buat ortu gak cocok ya….wekekek

DI SADUR DARI BERBAGAI SUMBER DAN HASIL SMS YG MASUL LWAT HP GWE

Baca lanjutannya.....